Gubernur Lampung Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2020

0
33

DB Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menjadi Keynote Speaker dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2020 (Virtual Meeting) dengan tema “Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi”, bersama Presiden Joko Widodo, bertempat di Ruang Auditorium Lt.4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Kamis (3/12/2020).

Presiden Joko Widodo, menyampaikan bahwa sinyal positif perekonomian semakin jelas, kerja keras dari seluruh Pemerintah mulai menampakkan hasil. Ekonomi Indonesia telah melewati titik terendah dan menuju kembali baik.

“Momentum pertumbuhan yang positif ini harus dijaga. Kita harus hati-hati jangan sampai lengah, harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan jangan sampai ada gelombang ke-2 yang sangat merugikan,” pesan Presiden Joko Widodo.

Presiden juga berharap, BI mengambil bagian yang signifikan dan berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Indonesia dalam situasi Covid ini.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan dengan sinergi yang kuat dan stabilitas yang terjaga perekonomian Indonesia akan membaik. Menurut Perry, perekonomian global akan meningkat di Tahun 2021.

“Semoga perekonomian Nasional juga akan mulai tumbuh positif di Tahun 2021 di seluruh daerah. Momentum pemulihan ekonomi perlu kita dorong, dengan bersatu, bersinergi, dan bergotong royong untuk mendukung ekonomi,” ujar Gubernur BI.

Perry juga menyampaikan, dalam krisis Covid ini perlu adanya vaksinasi dan pencegahan, agar mobilitas masyarakat dan ekonomi membaik. Bank Indonesia mendukung penuh kebijakan pemerintah terhadap pemulihan ekonomi.

Sementara itu, Gubernur Arinal dalam kesempatannya menyampaikan, bahwa pandemi Covid ini bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berimplikasi kepada perekonomian. Untuk itu implementasi atas setiap kebijakan yang diambil sangat membutuhkan semangat dan peran masyarakat.

Gubernur mengatakan, hasil panen Provinsi Lampung mengalami peningkatan 17,23%, produksi padi meningkat 440,82 ton atau 20,37%. Hasil ini belum pernah terjadi di Provinsi Lampung sebelumnya dan ini terjadi di masa Pandemi Covid dan menjadi angka tertinggi di tingkat Nasional.

“Lampung merupakan salah satu penghasil produksi padi terbesar dan daerah terbaik di Indonesia, angka ini menunjukkan bahwa Lampung mampu bertahan di masa pandemi,” ungkap Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga menyampaikan, bahwa melalui Program Unggulan Kartu Petani Berjaya diharapkan mampu untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani. Hal ini dikarenakan mayoritas penduduk Provinsi Lampung berprofesi sebagai petani. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here